Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Anggota Polisi Menganiaya Mahasiswi

polisiluwurayanet- Kapolres Kolaka, AKBP Andi Anugrah, memerintahkan divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk memeriksa oknum anggota polres yang melakukan penganiayaan kepada mahasiswi kebidanan.

“Oknum anggota polres yang melakukan kekerasaan apalagi memukul seorang mahasiswi tanpa sebab harus dihukum seberat-beratnya,” kata Andi yang didampingi kepala seksi Propam Polres Kolaka, Ipda Amin Dahlan, ketika ditanya sejumlah wartawan di Kolaka, Senin (23/09).

Menurut Kapolres yang baru seminggu bertugas di Bumi Mekongga itu, kejadian penganiayaan yang dilakukan Brigadir yang berinisial G pada saat dirinya belum melakukan serah terima tugas. “Meskipun demikian, saya tegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada aparat kepolisian dalam melakukan kekerasan sementara statusnya masih sebatas pacaran,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Mantan Kapolres Konawe itu mengatakan, hukuman berat hingga pemecatan bagi oknum pelaku kekerasan itu tergantung berat pelanggarannya, apalagi kasus ini juga sudah masuk dalam pidana umum. “Sesuai aturan ketika hukumannya di vonis dua tahun disitu dikatakan dapat dipecat, begitupun ketika dilakukan sidang kode etik tidak selamanya dilakukan pemecatan,” kata dia.

Secara terpisah, Kasatreskrim Polres Kolaka, Iptu Michael Terry Hendrata, menyatakan, kasus oknum polisi G yang berpangkat brigadir sudah dibuatkan Berita Acara Polisi (BAP). “Pelaku dikenakan pasal 351 KUHP, yakni penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun,” ujar Terry.

Menurut dia, pihak kepolisian sudah mengambil beberapa keterangan, baik oleh pelaku dan saksi mempunyai keterangan yang sama, yaitu pelaku melakukan kekerasan terhadap seorang mahasiswi. “Kami akan memproses sesuai prosedur hukum dan tidak mau main-main atas persoalan ini sementara pelaku juga selama dalam proses penyidikan sangat koperatif,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang mahasiswi kebidanan Eny (23) mengalami luka lebam di bagian wajah yang membuat dua giginya tanggal akibat dianiaya oleh salah seorang oknum polisi berpengkat Brigadir berinisial G, yang bertugas di Satuan Dalmas Polres Kolaka, Rabu lalu (18/09).

Penganiayaan yang dilakukan Brigadir G kepada salah seorang warga Kolaka ini dilakukan di depan asrama polres hingga membuat orang tua Eny melaporkan kejadian kekerasaan itu kepada pihak Propam. [ant]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>