Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

BP3K di Lutra Bakal Dibagi Tiga Zonasi Pertanian

luwurayanet- Balai Penyuluhan, Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) di Kabupaten Luwu Utara bakal dibagi tiga zona. Hal tersebut diungkap Ursianto Lamba, Koordinator Fungsional Penyuluh Kabupaten BKP3. Menurut Ursianto, kebijakan mengklasifikasi BP3K ke dalam zonasi sesuai spesifik lokasi merupakan upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan konsentrasi pengembangan di sektor pertanian secara luas, utamanya yang menjadi titik sentra pengembangan seperti tanaman pangan, hortikultura dan perikanan. “Ke depan BP3K yang ada di Luwu Utara ini akan kita bagi ke dalam tiga zona. Ini sesuai hasil kesepakatan kami dengan seluruh teman-teman di BKP3,” ungkap Ursianto belum lama ini di Kecamatan Sabbang.

Ursi menyebutkan, BP3K Kecamatan Sabbang dan Baebunta akan dimasukkan ke dalam zona tanaman hortikultura, khususnya buah-buahan. Sementara untuk BP3K Kecamatan Malangke dan Malangke Barat akan ditetapkan sebagai zona pengembangan budidaya tambak. “BP3K Sabbang dan Baebunta akan kita tetapkan sebagai zona hortikultura, khususnya buah-buahanan. Jadi, kalau ada tamu dari daerah lain mau belajar tentang bagaimana pengembangan buah-buahan, maka di BP3K Sabbang dan Baebunta tempat mereka belajar untuk itu. Pun di Malangke dan Malbar, akan kita kita tetapkan sebagai zona budidaya tambak atau perikanan,” terang Ketua DPD Perhiptani tersebut.

Sementara untuk BP3K Kecamatan Limbong dan Seko, lanjut Ursianto, akan dijadikan sebagai zona pengembangan tanaman hortikultura dataran tinggi. “Khusus untuk BP3K Kecamatan Limbong dan Seko kita tetapkan sebagai zona tanaman hortikultura dataran tinggi,” ujar penyuluh senior yang akrab disapa Ursi ini. Untuk menunjang keberhasilan pembagian zonasi di BP3K tersebut, Ursi meminta seluruh PPL untuk senantiasa menjadikan BP3K sebagai tempat latihan dan sebagai wadah pembelajaran sebelum melakukan pembinaan di lapangan. “Olehnya itu, Jadikan BP3K sebagai tempat latihan kita berpraktek dan sebagai wadah belajar kita. Hal ini juga bagian dari pembinaan yang kita lakukan dan tentu akan mendapat evaluasi,” pungkas Ursi. (Lukman Hamarong)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *