Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Habib Rizieq : “Ayo… Bebaskan mahasiswa & tangkap Ahok… !!!”

rizieqluwurayanet – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyayangkan aksi penangkapan yang dilakukan aparat Kepolisian terhadap sejumlah kader HMI. Rizieq menegaskan bahwa HMI tidak bersalah ketika terjadi kericuhan dalam aksi 4 November 2016 lalu.

“Awas, penangkapan dimulai!!! Setelah berhasil pengkondisian opini bahwa HMI adalah “Provokator”, kemudian pembusukan citra HMI di tengah publik via penyebaran foto para Aktivis HMI yang sedang bentrok dengan aparat di depan istana, akhirnya, Sekjen HMI diciduk dan ditangkap aparat,” kata Rizieq dalam pidatonya yang dipampang dalam situs resmi pribadinya, habibrizieq.com, Selasa (9/11).

Rizieq menegaskan bahwa aktivis HMI bukanlah provokator dalam aksi jutaan umat Islam yang menuntut agar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditangkap atas penistaan agama.

“Para aktivis HMI bukan provokator, mereka hanya anak bangsa yang marah akibat Kitab Suci mereka dinodai. Dan kemarahan mereka bertambah ketika presiden lari dari Istana tidak mau menerima Habaib dan Ulama serta Tokoh Aksi Bela Islam. Namun demikian, mereka masih bisa ditahan dan ditenangkan oleh Laskar FPI sebagai Satgas GNPF-MUI,” jelasnya.

“Akhirnya kemarahan mereka pun memuncak saat aparat secara membabi buta menembakkan gas air mata dan peluru karet, serta memukul dengan pentungan, juga menggunakan kendaraan menabrak serta menggilas massa, hingga para Habaib dan Ulama serta Tokoh Aksi Bela Islam yang sedang dzikir dan do’a bersama Umat Islam jadi korban kebrutalan aparat.”

Oleh karenanya, di akhir pidatonya, Rizieq meminta agar lima aktivis HMI yang ditangkap polisi segera dilepaskan kembali. Sebaliknya, Habib Rizieq meminta Polri agar sigap dan segera menangkap dan memenjarakan Ahok sebagai penista Al-Quran.

“Ayo… Bebaskan mahasiswa & tangkap Ahok… !!!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *