Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Isu Makar Cukup Ditindak Tegas,Polri Jangan Buat Gaduh Keadaan

.
luwurayanet- Direktur Ekesekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy Indonesia Jajat Nurjaman mengatakan, kepanikan berlebihan yang ditunjukan oleh Kapolri Tito Karnavian dalam menanggapi rencana aksi demo Bela Islam Jilid III 212 dengan memunculkan isu makar sangat tidak relevan. Pasalnya, tuduhan makar yang digulirkan Kapolri tidak memiliki dasar yang jelas dan bertentangan dengan esensi unjuk rasa yang merupakan tuntutan masyarakat terkait penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan.

“Jika baru sebatas menduga-duga sebaiknya Polri tidak perlu bersikap berlebihan dalam menanggapi isu tersebut, apalagi data yang didapat hanya dari media sosial, jika benar ada data tersebut kenapa statement Polri berbeda dengan Statement Menhan Ryamizard Ryakudu berbeda, bahkan Menkopolhukam Wiranto sendiri menyatakan bahwa aksi 212 bukanlah makar. Saya kira dalam hal ini jelas siapa yang sebenarnya yang menyebarkan teror seolah negara dalam keadaan genting,” tutur Jajat.

Menurut Jajat, tindakan Polri yang menyebar selebaran maklumat melalui helikopter terkait rencana aksi 212 juga sangat primitif dan tidak efektif. Padahal di era yang serba cepat seperti sekarang ini Polri bisa bekerjasama dengan Kemenkoinfo untuk menyebarkan maklumat tersebut kepada masyarakat tanpa mengotori lingkungan dan menghambur-hamburkan biaya seperti itu.

“Hingga saat ini siapa yang menjadi para aktor makar yang disebut-sebut oleh Kapolri tidak kunjung bisa dibuktikan, kalau baru sebatas “katanya” sebaiknya tidak perlulah disebar ke publik, cukup dilakukan tindakan sebagaimana aturan hukum yang berlaku, jangan sebaliknya mengaburkan tujuan rencana aksi yang akan dilakukan oleh masyarakat” tutup Jajat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *