Widgetized Section

Go to Admin » Appearance » Widgets » and move Gabfire Widget: Social into that MastheadOverlay zone

Armiady : Berdayakan Pemuda Tani

lukman3luwurayanet- Secara garis besar kelompok tani (poktan) dibedakan atas tiga kelompok, yakni kelompok tani dewasa, kelompok wanita tani dan kelompok pemuda tani. Kelompok tani dewasa mempunyai ruang lingkup yang lebih luas di mana kelompok ini bergerak pada kegiatan budidaya tanaman padi, jagung, kakao dan komoditi tahunan lainnya. Sementara ruang lingkup kelompok wanita tani sebatas pada pemanfaatan pola pekarangan secara konseptual dengan komoditi utamanya adalah tanaman sayuran dan obat-obatan. Dan yang terakhir adalah kelompok pemuda tani yang cakupan ruang lingkupnya bisa ada pada kelompok tani dewasa dan wanita tani, utamanya dalam pengembangan sektor pertanian secara universal.

Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3), Armiady, kelompok pemuda tani di Luwu Utara masih sangat terbatas, kalau tidak bisa dikatakan belum tersentuh secara menyeluruh dan komprehensif. Bahkan kata Armiady, pemuda tani bisa dihitung dengan jari. “Saya melihat pemuda tani di Luwu Utara ini belum tersentuh secara maksimal, jumlahnya pun masih sangat terbatas, bahkan bisa dihitung jari, sesuai data yang ada di kelembagaan kita,” ungkap Armiady di hadapan puluhan penyuluh pendamping desa kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan di Aula Hotel Yuniar Masamba kemarin

Olehnya itu, lanjut Armiady, pemuda tani harus betul-betul diberdayakan secara baik dan berkesinambungan, sehingga kegiatan para pemuda bisa tersalurkan dengan baik dan benar. Jika hal tersebut dilakukan, kata Armiady, potensi terciptanya suasana tidak kondusif dapat terkikis, bahkan dihilangkan sama sekali. “Mari kita berdayakan pemuda tani kita yang ada di Luwu Utara ini. Sekaligus ini sebagai upaya antisipasi terciptanya hal-hal yang tidak kita inginkan. Pemuda harus diberikan ruang untuk berkarya. Nah, lewat kelompok pemuda tani, mereka bisa menyalurkan bakatnya dalam bidang pertanian,” jelas Armiady.

Mantan Kadis Pertanian ini menambahkan, pemuda tani bisa berdaya secara baik jika pihak pemerintah desa bisa ikut mengambil peran dalam merangkul pemuda tani, utamanya dalam hal pengembangan sektor pertanian di desa. “Pemuda tani di era orde baru sebenarnya sangat berkembang. Pemuda tani banyak membantu pemerintah, khususnya pemerintah desa dalam pengembangan di sektor pertanian. Olehnya itu, ke depan kita ingin mengorganisir keberadaan pemuda tani biar tertata lebih baik lagi. Ini pernah saya lakukan sewaktu aktif di kegiatan penyuluhan dulu,” tandas Armiady (Lukman Hamarong)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *